Feed on
Posts
Comments

IMG-20150309-WA0047

Mimitran Lises Gentra Kaheman bertujuan untuk mengumpulkan calon anggota baru Lises Gentra Kaheman untuk pertama kalinya dan memperkenalkan Lises Gentra Kaheman. Mimitran tahun ini dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2015 berlokasi di Auditorium Jannes Humuntal Hutasoit Fakultas Peternakan IPB. Peserta mimitran yaitu calon anggota baru Lises Gentra Kaheman yang telah mengikuti Unjuk Kabisa. Mimitran dibuka dengan penampilan Tari Karatagan, dilanjutkan dengan pembukaan acara oleh MC dan sambutan dari pupuhu dan pembina Lises Gentra Kaheman serta ketua pelaksana kegiatan Rangkaian Mimitran 2015.

IMG-20150309-WA0045
IMG-20150309-WA0044

Mimitran tahun ini berformat talkshow yang dibagi menjadi 2 sesi. Pada sesi pertama diisi oleh ketua pelaksana Rangkaian Mimitran 2015, alumni, pupuhu, dan Pembina Lises Gentra Kaheman. Talk show sesi pertama dilanjutkan dengan penampilan monolog yang berjudul “Masih Adakah Cinta Diantara Kita?” yang menceritakan kisah cinta diantara sepasang suami istri lanjut usia.

IMG-20150309-WA0051

Pada talk show sesi kedua diisi oleh pembicara dari kelima divisi yang ada di Lises Gentra Kaheman, yaitu divisi peran, musik, vocal, tari, dan manajemen pementasan yang membahas seluk beluk divisi-divisi yang ada di Lises Gentra Kaheman. Penampilan angklung, tari Jaleuleu, dan penampilan Rampak Sekar Gentra Kaheman yang membawakan lagu Bogor Lumigar Mekar, mengisi talk show pada sesi kedua ini.

IMG-20150309-WA0054

Setelah talk show berakhir, acara terakhir yaitu pertemuan kakak asuh. Kakak asuh ini bertujuan untuk mengakrabkan dan menjalin silaturahmi antar pengurus dan calon anggota Lises Gentra Kaheman, serta menjadi sarana untuk mempermudah sistem jaringan komunikasi yang ada di Lises Gentra Kaheman IPB.

Di bawah ini adalah hasil pengumuman unjuk kabisa, silahkan klik link di bawah ini
HASIL UNJUK KABISA

Pengumuman Terkait Mimitran 1 Maret 2015
1. Mimitran dilaksanakan di Aditorium Jannes Humuntal Hutasoit (Fakultas Peternakan)
2. Registrasi pukul 12.30 WIB
3. Dress code:
– PUTRI: bawahan batik (rok), atasan putih (kaos/kemeja), jilbab merah marun (khusus untuk yg berjilbab)
– PUTRA: bawahan hitam (celana bahan/jeans), atasan putih (kaos/kemejaa), sarung, peci (kopiah hitam)

Cp: Kang Rifqi (08977712779/085716374149)

B998TfpCYAAq0ic
Tumpah ruah nya seluruh pengurus Lembaga Kemahasiswaan se-IPB seperti DPM, BEM, Himpro, dan UKM IPB dalam menghadiri acara Pengukuhan Organisasi Mahasiswa se-IPB 2015, Senin (16/2) di Graha Widya Wisuda (GWW)

***

    Senin, 16 Februari selang satu hari setelah masyarakat dunia memperingati hari valentin(nya) merupakan hari yang bersejarah bagi seluruh pengurus Lembaga Kemahasiswaan se-IPB seperti DPM, BEM, Himpro, dan UKM IPB karena telah mengikuti acara pengukuhan ORMAWA se-IPB langsung oleh Rektor untuk pertama kalinya. Acara dibuka oleh Rektor Institut Pertanian Bogor, Prof.Dr.Ir.H. Herry Suhardiyanto, M.Sc., tepat pukul 19.30 WIB. Acara ini juga dihadiri Dekan seluruh Fakultas dan Ketua Departemen.

Antusiasme pengurus Lembaga Kemahasiswaan se-IPB amatlah besar. Terbukti pada saat sebelum masuk gedung Graha Widya Wisuda para pengurus berdesak-desakan untuk masuk ke dalam. Di dalam pun banyak sekali pengurus yang tidak mendapatlan tempat duduk, alhasil mau tidak mau mereka harus rela berdiri dari awal acara yang langsung dipimpin oleh Rektor hingga selesai. Sambil bercanda, pihak IPB pun akan menyediakan tempat yang lebih luas lagi untuk acara ini pada tahun yang akan datang. Selain sambutan dari Rektor IPB dan jajaran nya, acara penting lainnya adalah pengucapan komitmen oleh seluruh pengurus LK dan penandatanganan berita acara serta pernyataan komitmen langsung oleh pupuhu UKM LISES Gentra Kaheman, yaitu Ressa Deddy Setiawan. Bersamaan dengan pengukuhan ini, UKM LISES GENTRA KAHEMAN pada kepengurusan tahun 2015 insyaallah akan menggunakan 2 pembina yaitu Bapak Sudrajat dan Bapak Iyep.

IMG-20150217-WA0017
BPH dengan para pembina GK, Senin (16/2) di Graha Widya Wisuda (GWW)

Harapannya dengan diadakannya pengukuhan pengurus LK se-IPB secara serentak ini kita semua merasa termotivasi menjadi lebih baik dan bisa meningkatkan citra IPB di mata internasioanal serta program kerja yang telah disusun bersama berjalan dengan baik dan lancar. Aamiin.

IMG-20150216-WA0026
Para perwakilan masing-masing UKM berfoto sesaat setelah penandatanganan berita acara serta pernyataan komitmen ORMAWA, Senin (16/2) di Graha Widya Wisuda (GWW)

IMG-20150218-WA0002
Foto bersama antara pengurus GK dengan pembina, Senin (16/2) di GWW

Kali ini Gentra Kaheman IPB mengadakan kunjungan atau studi banding ke Himpunan Mahasiswa Karawitan (HIMAKA), Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung. Kunjungan ini dilakukan tepatnya pada tanggal 25 Mei 2014. Rombongan dari Bogor sekitar 45 orang berangkat pagi jam 06.00 WIB dan tiba di Kampus STSI sekitar pukul 10.00 WIB. Setibanya di Kampus STSI, rombongan pun disambut hangat oleh mahasiswa HIMAKA.
Dengan bekal rasa ingin tahu tentang manajemen pementasan seni yang kerap dilakukan oleh HIMAKA, rombongan Gentra Kaheman pun dengan seksama melalui setiap proses diskusi yang dilakukan. Dalam proses diskusi membaas beberapa kunci keberhasilan suatu pementasan seni. Gentra Kaheman dan HIMAKA masing-masing saling berbagi bidang kesenian yang ditekuni. Jika Gentra Kaheman merupakan sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa, maka berbeda dengan HIMAKA yang merupakan himpunan suatu jurusan yang ada di STSI, yaitu jurusan Karawitan.

Penjelasan Kunci Sukses Manajemen Pementasan Seni dalam Acara Studi Banding Gentra Kaheman IPB-HIMAKA STSI Bandung

Penjelasan Kunci Sukses Manajemen Pementasan Seni dalam Acara Studi Banding Gentra Kaheman IPB-HIMAKA STSI Bandung


“Manajemen pementasan sendiri merupakan hal yang sangat penting dan perlu diperhatikan dalam penyajian sebuah karya seni. Manajemen pementasan yang baik akan terasa pada orang yang menilai pementasan itu yaitu penonton sebagai apresiator. Kesuksesannya tidak dapat dilihat dari kepuasan pribadi semata.” Ujar Erik, Ketua HIMAKA periode 2013-2014. Selain itu, Radi yang akrab disapa Bang Radi juga menambahkan dalam diskusi ini bahwa kesuksesan sebuah pementasan seni dipengaruhi oleh banyak faktor. Dari mulai manajemen ide, manajemen produksi, manajemen isu, pembentukan crew, manajemen stage, dan masih banyak lagi termasuk dari bagaimana cara mengatur iklim emosi. Bang Radi konon katanya memang sudah terbiasa menjadi seorang Stage Manager yang kerap jasanya digunakan dalam setiap event tertentu, terutama event seni. Dalam membuat suatu karya seni, konsep atau ide adalah yang paling penting dan awal dari segalanya. Dalam hal ini perlu orang-orang khusus yang sengaja dibentuk untuk membuat suatu konsep pementasan tertentu. Tidak perlu terlalu banyak orang, misalnya maksimal 5-6 orang saja dengan bidang keahlian yang berbeda-beda. Setelah ide/konsep kuat, maka harus cepat berproses untuk segera mengeksekusi ide tersebut. Dalam hal ini perlu pengetahuan dan pengalaman yang baik juga.
Dalam pementasan, ada yang disebut dengan stage atau panggung. Kita harus mengatahui mana main stage yang digunakan. Hal itu sangat penting untu mengatur tata lampu (lighting) yang akan membuat artistic menjadi lebih hidup dan property pementasan. Selain itu, estimasi pergantian property juga harus diperhatikan, dimanajemen sedemikian rupa sepaya tidak timbul noise maupun kesalahan. Usahakan tidak ada suara apapun alias harus silent. Namun, yang paling penting ternyata adalah keselamatan. Hehehe. Jelas lah kan sangat tidak efektifjika kecelakaan sekecil apapu terjadi misalnya saat pergantian property tiba-tiba kesandung. Kesandung? Jelas bisa, karena stage pasti dalam kedaan gelap gulita beberapa menit. Selain itu, dalam pergantian latar, property maupun suasana pementasan, sebaiknya jangan lebih dari 15 menit, lebih cepat lebih baik. Hal itu tentunya untuk menghindari kebosanan menunggu dari para penonton yang budiman. So, kuncinya adalah professional dan konsentrasi.
Stage Manager, dia adalah seorang yang bertanggung jawab atas keberlangsungan suatu pementasan yang dilakukan di stage. Dari mulai logistic, crew, artistic, dan pemain. Dalam hal ini perlu suatu koordinasi yang sangat ketat dan kuat antara setiap bagian dengan stage manager berkaitan dengan pementasan yang dilakukan. Stage manager tentunya adalah seorang yang mengetahui semua tentang pementasan yang dilakukan di panggung. Tapi bukan berarti dia adalah orang yang paling bertanggung jawab juga, semua diperlukan suatu kesadaran ikhlas dan kekompakan dalam sebuah tim pementasan. Sehingga perlu suatu pengaturan iklim emosi yang baik juga, dimana jangan sampai karakter atau emosi pribadi dapat merugikan orang lain maupun pementasan.
Yang terakhir adalah manajemen isu. Sebuah pementasan yang telah ditata sedemikan rupa dengan tim yang dimanage sebaik mungkin tentunya akan sia-sia jika sedikit orang yang mengapresiasi kayra seni yang telah dirintis. So, sekarang tunggu apa lagi? Silahkan selamat berkarya dan berkreasi dalam seni. Jangan takut salah langkah dan jangan ragu, karena seni pada dasarnya ada karena kebebasannya diekspresikan.
Studi Banding Gntra Kaheman IPB-HIMAKA STSI Bandung

IMG_3422031321075[2]

Pengumuman Istrenan

                Pada tanggal 13 April 2014 kemarin, Gentra Kaheman kedatangan tamu, yaitu Swara Waditra Sunda (SWS). Swara Waditra Sunda merupakan organisasi kesenian sunda dari Universitas Telkom Bandung. Acara Kunjungan ini dilaksanakan di Ruang C9-C10 Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Acara dimulai pada pukul 11.00 dan berakhir pada pukul 15.00.

 1

           Tujuan dari kunjungan SWS ini adalah studi banding sekaligus sebagai ajang silaturahmi. Acara dimulai dengan penyambutan rombongan SWS dengan penampilan musik dari Gentra Kaheman. Selesai penampilan musik, acara secara resmi dibuka oleh MC kita, yaitu Kang Parid dan Kang Ucul, dan tidak lupa diawali dengan pembacaan doa oleh Kang Ali. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Teh Beo selaku Kadep Komineks dan penanggung jawab acar kunjungan hari itu. Setelah itu, giliran pihak SWS yang memberikan sambutan yang diwakiili oleh Kang Dian selaku pupuhu SWS.

2

               Acara berlanjut dengan pengenalan Gentra Kaheman kepada Rombongan SWS oleh pupuhu kita, Kang Eko. Pada sesi ini dijelaskan secara singkat seluk beluk Gentra Kaheman, mulai dari sejarahnya hingga prestasi-prestasi yang pernah diraih. Selesai presentasi dari Kang Eko, pihak SWS memberikan presentasi mereka mengenai seluk beluk SWS. Presentasi ini dilakukan oleh Kang Dian dan Kang Ojan selaku pupuhu dan wakil pupuhu SWS. Selanjutnya dilakukan sesi tanya jawab singkat dilanjutkan dengan penampilan tari Maung Lugay dari gentra Kaheman. Pada pukul 12.30 rombongan SWS diantar ke masjid Al-Hurriyah untuk melaksanakan sholat dzuhur. Selesai sholat, acara dilanjutkan dengan makan siang bersama.

 3

       4

        Kira-kira pukul 13.30, sesi tanya jawab atau diskusi dilanjutkan kembali. Diskusi berlangsung santai namun efektif. Pertanyaan-pertanyaan pun mengalir dari pihak SWS maupun Gentra Kaheman. Pertanyaan yang banyak muncul adalah seputar pengelolaan organisasi dan sistem latihan. Setelah kurang lebih satu jam, diskusi pun diakhiri. Acara kemudian dilanjutkan dengan games. Games yang dimainkan adalah “Sunda Nyarios…” dan sepuluh orang yang bertahan hingga akhir mendapatkan sedikit hadiah. Selesai games, acara kunjungan hari itu pun diakhiri dengan pembacaan doa. Acara pun resmi ditutup namun dilanjutkan dengan foto bersama sebelum rombongan SWS kembali ke Bandung.

 5

                Semoga kunjungan SWS ini merupakan gerbang untuk pertemuan-pertemuan berikutnya.

Gentra Kaheman?! Abdi pisan!

                

 

DSC_0033 - Copy

Mimitran merupakan salah satu rangkaian acara Open Recruitment anggota baru. Berasal dari kata bahasa sunda yakni “mimiti” yang berarti mulai. Mimitran pada tahun 2014 ini berlangsung pada hari Minggu 2 Maret 2014 di Auditorium Jannes Hummuntal Hutasoit, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Dimulai pada pukul 13.00 wib sampai pukul 16.00. Pakaian khas sunda pun menjadi pakaian wajib untuk mengikuti acara ini bagi calon anggota baru. Acara mimitran ini diawali dengan pembacaan doa oleh Kang Fadlan dan sambutan pembina UKM Lises Gentra Kaheman yaitu Bapak Sudrajat dengan upacara adat sebagai penyambutannya. Selain itu mimitran ini juga dibuka dengan sambutan oleh Kang Eko selaku pupuhu UKM Lises Gentra Kaheman dan Kang Ikbal selaku ketua pelaksana.

IMG_3975 - Copy

Acara mimitran ini bertujuan untuk mengenalkan Gentra Kaheman kepada para calon anggota baru. Pengenalan sejarah Gentra Kaheman, pengenalan seni sunda beserta aksara-aksaranya, pengenalan divisi yang ada di Gentra Kaheman dan pengelompokkan kakak asuh merupakan acara dari mimitran ini. Pengenalan divisi di Gentra kaheman yakni dimulai dari tari yang membuka acara mimitran ini dan berkolaborasi dengan vokal yang menyanyikan lagu Hariring Gentra dan divisi musik yang mengiringinya. Selanjutnya divisi peran yang menunjukkan drama singkatnya yang juga berkolaborasi dengan divisi tari.  Divisi manajemen pementasan juga sangat berkontribusi dalam acara ini loh, walaupun tidak dapat menampilkan sesuatu namun tanpa divisi tersebut acara ini tidak akan terlaksana dengan baik.

IMG_4202 - Copy

Setelah semua informasi tentang Gentra Kaheman dan seni sunda diberikan, ada pula games yang dibuat panitia untuk mencairkan suasana di mimitran kali ini. Para calon anggota baru pun sangat antusias mengikutinya. Sebelum acara ditutup, dilakukan pembagian kakak asuh dan kumpul perdana. Pembagian kelompok kakak asuh ini bertujuan untuk mengakrabkan sesama calon anggota gentra kaheman dengan para senior-seniornya dan tentu saja di Gentra Kaheman ini tidak ada senioritas. Setelah waktu pertemuan dengan kelompok kakak asuh dirasa cukup, acara mimitran pun ditutup dengan doa oleh Kang Ali.

IMG_4267 - Copy

Sampai jumpa di mimitran selanjutnya.

Gentra Kaheman? Abdi pisan!

« Newer Posts - Older Posts »